Minggu, 08 Januari 2017
Jumat, 22 Januari 2016
Tugas 7 Pengantar bisnis
Laporan Keuangan dan Indikator Kinerja Perusahaan
Laporan keuangan merupakan potret perusahaan, yaitu dapat
menggambarkan kinerja keuangan maupun kinerja manajemen perusahaan, apakah
dalam kondisi yang baik atau tidak. Bernstein (2005) mengatakan bahwa analisis
laporan keuangan mencakup penerapan metode dan teknik atas laporan keuangan dan
data lainnya untuk melihat dari laporan itu ukuran-ukuran dan hubungan tertentu
yang sangat berguna dalam proses pengambilan keputusan. Pihak yang
berkepentingan terhadap laporan keuangan terdiri dari pihak internal dan pihak
eksternal. Laporan keuangan disusun berdasarkan standar akuntansi keuangan
sehingga pemakai laporan perlu memahami cara penyajian laporan keuangan
tersebut. Laporan keuangan pokok yang digunakan untuk memahami kondisi keuangan
perusahaan terdiri dari neraca dan laporan laba rugi.
Tujuan penyusunan laporan keuangan adalah untuk untuk menyediakan
informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta posisi keuangan suatu
perusahaan. Hal tersebut sangat bermanfaat bagi sebagian besar pemakai dalam
pengambilan keputusan ekonomi. Menurut Munawir (2004) mengatakan bahwa laporan
keuangan merupakan sebuah progress report atau laporan kemajuan perusahaan. Dari
laporan keuangan dapat menjadi gambaran perusahaan, bagaimana kinerja keuangan
serta manajemen perusahaan. Laporan keuangan itu dapat menilai apakah sebuah
perusahaan memiliki kinerja yang baik atau tidak.
Kinerja merupakan gambaran mengenai sejauh mana keberhasilan atau
kegagalan organisasi dalam menjalankan tugas dan fungsi pokoknya dalam rangka
mewujudkan sasaran, tujuan, visi, dan misinya. Fauzi (2005) mengatakan kinerja
merupakan suatu istilah umum yang digunakan untuk sebagian atau seluruh
tindakan atau aktivitas dari suatu organisasi pada suatu periode, seiring
dengan referensi pada sejumlah standar seperti biaya-biaya masa lalu atau yang
diproyeksikan, suatu dasar efisiensi, pertanggungjawaban atau akuntabilitas
manajemen semacamnya. Kinerja perusahaan merupakan sesuatu yang dihasilkan oleh
suatu perusahaan dalam periode tertentu dengan mengacu pada standar yang
ditetapkan. Kinerja perusahaan hendaknya merupakan hasil yang dapat diukur dan
menggambarkan kondisi perusahaan. pengukuran kinerja adalah tindakan pengukuran
yang dapat dilakukan terhadap aktivitas dari berbagai rantai nilai yang ada
pada perusahaan.
Indiaktor-indikator yang paling banyak digunakan dalam untuk
kinerja perusahaan adalah ukuran keuangan. Akan tetapi, menilai kinerja suatu
perusahaan hanya dari ukuran keuangannya dapat mengarah distorsi strategis.
Untuk menilai efektivitas strategis, banyak perusahaan mengembangkan sebuah
balance scorecard. Balance scorecard adalah model bisnis yang dibangun secara
teliti dan yang membantu suatu perusahaan memahami hal-hal yang benar-benar
menggerakan kesuksesannya. Balance scorecard dapat memberikan kepada para
manajer pandangan yang komprehensif dari perspektif keuangan dan operasioanal.
Bernstein, Arifin, Johar. 2007. Cara Cerdas Menilai Kinerja
Perusahaan (Aspek Finansial & Non Finansial) Berbasis Komputer. Jakarta:
Gramedia
Munawir, S. 2004. Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta:
Liberty
Zimmerer, Thomas W. dan Norman M. Scarborough. 2002.
Kewirausahaan Dan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: Salemba.
Universitas Negeri
Yogyakarta, 2010. http://eprints.uny.ac.id/7740/3/BAB%202-07412144014.pdf.
Diakses 21 Januari 2016 pada pukul 15:00 wib
Sabtu, 09 Januari 2016
TUGAS 6 PENGANTAR BISNIS
MANAJEMEN
SUMBER DAYA MANUSIA
Sumber
daya manusia merupakan salah satu factor penting dalam perusahaan. Sebab manusia-lah
yang mengendalikan yang lain. Maka dari
itu, sdm harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektivitas dan
efisiensi organisasi. Manajemen sumber daya manusia sering disebut juga dengan
manajemen personalia. Manajemen personalia adalah perencanaann,
pengarahan, dan pengawasan kegiatan –kegiatan
pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan,
dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai tujuan organisasi.
Tujuan
manajemen sumber daya manusia adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia
dalam usaha meningkatkan efektivitas organisasi dalam rangka mencapai tujuan.
William B. Werther dan Keith Davis (1989) mengatakan the purpose of human
resource management is to improve the productive contribution of people to the
organization in an etically and socially responsible way. Kegiatan atau
aktivitas manajemen sumber daya manusia secara umum dapat di kategorikan
menjadi empat yaitu persiapan dan pengadaan, pengembangan dan penilaian,
pengkompensasian dan perlindungan, dan hubungan kepegawaian. Kegiatan tersebut
harus mengacu pada empat sasaran yaitu, societal objective, organizational
objective, functional objective, personal objective. Otoritas atau wewenang
adalah hak untuk mengambil keputusan untu mengarahkan kerja orang lain, dan
memberi perintah.
Untuk
mencapai tujuannya, Manajemen sumber daya manusia menghadapi berbagai macam kendala. Kendala
tersebut bisa saja dari dalam ataupun luar organisasi tersebut. Tantangan
eksternal adalah keseluruhan keadaan atau perubahan-perubahan yang bersumber
dari lingkungan eksternal, yang dapat menghambat fungsi dari sumber daya
manusia. Sumber dari tantangan ini seperti perubahan pemerintahan dan perubahan
ekonomi. Tantangan internal merupakan elemen-elemen yang berasal dari
organisasi, yang dapat mempengaruhi efektivitas sumber daya manusia. Elemen-elemen
tersebut diantaranya adalah, tuntutan serikat buruh. Struktur organisasi, dll.
DAFTAR PUSTAKA :
Tua, marihot. 2002. Manajemen
Sumber Daya Manusia Pengadaan, pengembangan, pengkompensasian, dan peningkatan
produktivitas pegawai . Jakarta. Gramedia
https://books.google.co.id/books?id=d_HHWRqvNecC&printsec=frontcover&dq=manajemen+sumber+daya+manusia&hl=id&sa=X&sqi=2&ved=0ahUKEwiF-sLjxp7KAhWVWo4KHV0DA5oQ6AEIJzAB#v=onepage&q=manajemen%20sumber%20daya%20manusia&f=false
TUGAS 5 PENGANTAR BISNIS
MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN
Manajemen
keuangan perusahaa adalah aktivitas yang terkait dengan perencanaan dan
pengendalian perolehan serta pendistribusian asset-aset keuangan perusahaan. Perusahaan
pada dasarnya dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu perusahaan perseorangan,
persekutuan, dan perseoan terbatas. Dalam manajemen keuangan, perusahaan selalu
diasumsikan dalam bentuk perseroan terbatas dan telah masuk bursa. Direktur
keuangan umumnya membawahkan dua bagian yakni bagian manajemen dana dan bagian
akuntansi. Manajemen keuangan menc akup tiga hal utama yaitu keputusan
keuangan, keputusan investasi, dan kebijakan deviden.
Peran dan
tanggung jawab manajer keuangan meliputi perolehan dana, pengumpulan dana,
pembayaran utang perusahaan, pengendalian keseimbangan kas perusahaan, serta
perencanaan kebutuhan keuangan. Tetapi tanggung jawab utamanya adalah
menigkatkan kesejahteraan para pemegang saham. khan dan Jain ( Finansial
Manajemen, 2007 ) mengatakan Manajemen keuangan adalah segala kegiatan yang mengatur keuangan suatu
perusahaan bisnis. Dengan
demikian, manajer keuangan harus berupaya agar keuntungan perusahaan melebihi
biaya yang ditanggungnya. Manajer keuangan harus menjamin perusahaan selalu
memiliki cukup dana untuk membiayai aktivitas perusahaan dalam menghasilkan
barang dan jasa.
Memasimalkan
laba merupakan tujuan logis bagi setiap perusahaan. Semua pakar keuangan
sepakat bahwa tujuan perusahaan bukan hanya tentang mencari laba, tetapi juga
meningkatkan nilai perusahaan ataupun para pemegang saham. Kekayaan pemegang
saham dengan niali perusahaan memiliki arti yang sama. Meningkatnya harga saham
mencermikan kepercayaan pasar akan baiknya prospek perusahaan bersangkutan di
masa akan dating. Ada dua alasan mengapa tujuan manajemen keuangan tidak
mencari laba tetapi memaksimalkan kekayaan pemegang saham dan nilai perusahaan
yaitu, laba tidak menunjukan arus kas, laba tidak mempertunjukan waktu dan
resiko.
Mardiyanto, handono. 2009.
Intisari Manajemen Keuangan. Jakarta. Grasindo
Khan And Jain,
Financial Management, Tata Mcgraw-Hill Education, 2007
TUGAS 4 PENGANTAR BISNIS
PASAR DAN MANAJEMEN PASAR
Pasar adalah tempat bertemunya para penjual dan
pembeli. Mereka berkumpul di satu tempat, wilayah ataupun area yang memiliki
kekuatan untuk melakukan penawaran dan permintaan yang akan membentuk suatu
harga. Sebuah pasar dapat timbul di sekitar produk (barang/jasa) yang bernilai.
Pasar dibagi menjadi pasar langsung dan
pasar tidak langsung. Faktor- factor penunjang terjadinya pasar adalah
keinginan, daya beli, dan tignkah laku dalm pembelian.
Pemasaran adalah proses pemindahan barang dari
produsen ke konsumen. Lebih jelasnya semua kegiatan yang berhubungan dengan
arus barang/jasa dari produsen ke konsumen. Lebih luas, pemasaan adalah proses social
dan manajerial dimana individu atau kelompok memperoleh apa yang mereka
butuhkan dan inginkan. Dengan cara menciptakan serta mentukarkan produk dan
nilai kepada pihak lain. Pemasaran dapat diterapkan ke organisasi laba maupun
nirlaba.
Pemasaran bukan hanya
sekedar penjualan dan periklanan. Tujuan sebenarnya dari pemasaran
adalah mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan memenuhinya dengan sangat baik.
Jika seluruh pekerjaan pemasaran sudah dikerjakan dengan sangat baik, pelanggan
tidak perlu dibujuk. Mereka akan siap untuk membeli. Konsep-konsep inti dari
pemasaran adalah kebutuhan, keinginan, permintaan, produk, pertukaran,
transaksi, dan pasar.
Fuad, M. 2006.
Pengantar Bisnis. Jakarta: Gramedia
Senin, 30 November 2015
PENGERTIAN BISNIS DAN TUJUANNYA
Bisnis adalah suatu kegiatan menjual
dan membeli.Kegiatan bisnis tersebut dilakukan secara
S P O S P
berulang-ulang.Bisnis
yang hanya dilakukan sekali bukan dinamakan bisnis.Kegiatan
O S P
O K
bisnis bertujuan untuk mencari
keuntungan.Namun,pembinis bukan hanya mencari
S P O S P
keuntungan.Pembinis juga ingin diakui
sebagai pemilik perusahaan.Karena telah diakui banyak
O S P O
orang,membuat kebanggan tersendiri
bagi pembisnis.selain itu,masih banyak lagi tujuan para
P O S P
O
pembisnis.
S
PERUSAHAAN SWASTA DAN LEMBAGA SOSIAL SERTA LEMBAGA KEUANGAN
Perusahaan swasta adalah perusahaan yang
seluruh modalnya dimiliki oleh swasta.Perusahaan
S p k s
swasta dibagi 3 yaitu perusahaan
swasta nasional,perusahaan swasta asing,dan perusahaan swasta
p k
campuran.Lembaga sosial secara
singkat dairtikan sebagai suatu sistem norma yang mengatur
S P
tindakan manusia dalam hidup bermasyarakat.Lembaga
keuangan adalah suatu badan usaha yang
K S
bergerak dibidang keuangan untuk menyediakan jasa
bagi nasabah ataupun masyrakat.Lembaga
P O K S
keuangan memiliki fungsi utama yaitu menghimpun dan
menyalurkan dana nasabah untuk
P O
dipinjamkan kepadanasabah.
K
Badan usaha memiliki
banyak bentuk yang terkenal di Indonesia
S P
seperti perusahaan perseorangan,firma,perseroan
komanditer,perusahaan
K
terbatatas,perusahaan Negara dan koperasi.Bentuk perusahaan tersebut memiliki
kelebihan
S P O
dan kekurangan masing-masing.Misalnya,perusahaan perseorangan
memiliki kegiatan
S P
berskala kecil sama menengah.Akibatnya perusahaan
tersebut memperoleh dana
juga
O S P O
terbatas.Disisi lain,perusahaan yang memiliki modal besar mempunyai pilihan dan
S P
penggunaan dana yang tepat.
O
Langganan:
Postingan (Atom)